Up date sidang UMP 2011


UPDATE UMP 2012

Berdasarkan hasil dari Sidang perupahan DKI pada hari kamis tangal 3 November 2011 yang dikawal 50 orang dari forum Buruh DKI diantaranya dari Aspek Indonesia, SPMI, SPI LEM, FSBI akhirnya deadlock karena APINDO meminta UMP 2012 sebesar Rp. 1.298.000 (hanya naik 8000 rupiah dari UMP tahum kemarin). Sementara Serikat Pekerja bertahan di Rp 1.529.000 sesuai angka KHL yang disempurnakan oleh BPS. Kita menghawatirkan pemerintah akan kembali mengusulkan jalan tengah dengan menjumlah angka buruh dan angka APINDO. Dan kemungkinan akan menyengsarakan nasib buruh Jakarta.

Sejenak kita lihat pengurus dari APINDO. Saya ambil dari http://finance.detik.com/read/2011/01/31/125347/1557041/1036/pengusaha-kelas-kakap-kumpul-di-apindo

Senin, 31/01/2011 12:57 WIB
Pengusaha Kelas ‘Kakap’ Kumpul di Apindo
Ninik Setrawati – detikFinance
Jakarta – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menunjuk pengurus baru yang terdiri dari pengusaha-pengusaha kelas kakap Indonesia. Nama-nama seperti Peter Sondakh, Prajogo Pangestu, Sukanto Tanoto, Eddy Sariaatmadja, dan Rachmat Gobel ikut duduk dalam kepengurusan Apindo.

Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi mengatakan, adanya jajaran pengurus baru ini adalah sebagai upaya revitalisasi Apindo.

“Ini merevitalisasi pengurus Apindo sehingga bisa membangun kembali Indonesia. Kita perlu bersatu, Kadin itu sebagai kapal induk maka Apindo sebagai destroyer sehingga bisa membangun Indonesia,” jelas Sofjan dalam acara pelantikan pengurus baru sekaligus ulang tahun ke-59 Apindo di Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (31/1/2011).

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Presiden Boediono yang berjanji akan meningkatkan kerjasama dengan pengusaha untuk meningkatkan perekonomian dalam negeri.

“Saya bisa mengatakan setuju dengan Pak Sofjan kita meningkatkan kemitraan di tengah situasi tak pasti. Pemerintah akan melakukan apapun untuk membangun bangsa. Kemitraan yang efektif adalah para mitra harus tahu posisi masing-masing dan tahu hukum yang ada,” jelas Boediono.

Adapun pengurus Apindo yang baru adalah:

 

Dewan Penasihat

  • Agung Adiprasetyo (baru)
  • Anthon Priyanto
  • Arifin Panigoro
  • Arwin Rasyid (baru)
  • Bobby Gafur (baru)
  • Didi Darwis (baru)
  • Djonni Andhella 
  • Eddy Sariaatmadja
  • Eddy Sugianto
  • HM Aksa Mahmud (baru)
  • Peter Sondakh (baru)
  • Prajogo Pangestu (baru)
  • Prijono Sugiarto (baru)
  • Robert Budi Hartono (baru)
  • St. Lohia (baru)
  • Sugianto Kusuma (baru)
  • Sukanto Tanoto (baru)
  • Suryo B. Sulisto (baru)
  • Tahir (baru)

Dewan Pengurus Harian
Ketua Umum: Sofjan Wanandi
Ketua:

  • Anton J. Supit
  • Benny Sutrisno (baru)
  • Chris Kanter (baru)
  • Djimanto (baru)
  • Erwin Aksa (baru)
  • DE. Setijoso (baru)
  • Fransiscus Welirang (baru)
  • FX Sri Martono
  • Hariyadi Sukamdani
  • Hasanuddin Rachman
  • Nina Tursinah
  • Soebronto Laras (baru)
  • Sinta Wjaya Kamdhani
  • Sudhamek (baru)
  • Teodhore T Rachmat (baru)
  • Trihatma K. Haliman (baru) 
  • Mintardjo Halim
  • Johnny Darmawan (baru)
  • Rachmat Gobel (baru)
    (dnl/qom)

Dan ini sedikit info ketua APINDO Bpak. Sofjan Wanandi dari Wikipedia :

Lahir 3 Maret 1941 (umur 70)
Sawahlunto, Sumatera Barat, Hindia Belanda

Istri Riantini Wanandi

Anak  Emmanuel Lestarto Wanandi, A Lukito Wanandi, P Witarsa Wanandi

Pekerjaan Pemilik Gemala Group

Ketua Apindo

Pada akhir 2008, ia menjadi orang nomer satu dalam lingkungan pengusaha di Indonesia. Sofjan terpilih sebagai ketua umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Apindo yang terpilih dalam Munas VIII di Hotel Borobudur, 27-29 Maret 2008.Sofjan memimpin Apindo untuk periode 2008-2013. Ini adalah kali kedua ia memimpin Apindo setelah pada periode sebelumnya ia juga terpilih.

Sebagai ketua Apindo, Sofjan berusaha menjembatani perbedaan itu dengan memelopori terjadinya kesepakatan bipartit antara pekerja dan pengusaha. Kesepakatan itu intinya harus bisa memberikan solusi sehingga perselisihan di antara keduanya terlebih dahulu diselesaikan lewat perundingan tanpa melibatkan pihak luar. Salah satu dasar yang diletakkan Sofjan, pertentangan kelas yang menjadi dasar pemikiran dalam menjelaskan hubungan antara buruh dengan pengusaha dinilai tidak lagi relevan. Sofjan menilai bahwa pengusaha harus melihat buruh sebagai partner. Dengan paradigma itu, Apindo memosisikan peran serta fungsinya sebagai salah satu lembaga yang bertanggung jawab untuk menarik investasi padat karya di Indonesia.

Yang harus kita cemati adalah kata-kata ini “Sofjan menilai bahwa pengusaha harus melihat buruh sebagai partner.” Tapi kenyataan dilapangan pengusaha (dalam hal ini APINDO) masih menganggap pekerja sebagai BURUH yang diperas keringat, tenaga, pikiran secara maksimal dengan membayar secara MINIMAL. Apa itu disebut partner kerja ????

Dan pemerintah dalam hal ini harus membela rakyat dalam hal ini tenaga kerja sesuai dengan pedahuluan dari UU No.13 sebagai berikut:

b. Bahwa dalam pelaksanaan pembangunan nasional, tenaga kerja mempunyai  peranan dan kedudukan  yang sangat penting sebagai pelaku dan tujuan pembangunan;

d.  Bahwa perlindungan terhadap tenaga kerja dimaksudkan untuk menjamin hak hak dasar pekerja/buruh dan menjamin kesamaan kesempatan serta perlakuan tanpa diskriminasi atas dasar apapun untuk mewujudkan kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya dengan tetap memperhatikan perkembangan kemajuan dunia usaha;

Jika pemerintah sudah tidak perduli lagi akan nasib para buruh dan membela si umpunya uang (dibaca pengusaha) maka ini saatnya kita rapatkan barisan, kita satukan tujuan, bulatkan tekat untuk memperjuangkan UMP=KHL sebesar Rp. 1.529.000,- yang sesungguhnya jauh dari survey KHL DPP Aspek Indonesia yang sebesar Rp. 2.022.000,- dan jauh dari kelayakan karena survey biaya hidup tahun ini digunakan untuk menutupi gaji/ biaya hidup tahun depan yang lebih tinggi..

Salam Perjuangan

SP Phyto Farma

-sth-

About these ads

Tentang 6des2008

Serikat pekerja Phyto farma berdiri tanggal 06 desember 2008, dengan total anggota saat ini mencapai 88 orang dari total karyawan tetap 130. Serikat pekerja Phyto Farma berafiliasi dengan Aspek Indonesia

Posted on November 4, 2011, in Berita Serikat Pekerja and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: